![]()
Oleh : Prof. Dr. dr. Samsuridjal Djauzi. Sp.PD-KAI (Pembina Yayasan Pelita Desa – Bogor)
Banyak pelajaran dan pengalaman yang kita peroleh bukan di bangku sekolah tapi di masyarakat. Pelajaran dan pengalaman tersebut telah menunjang pengembangan diri kita serta menjadi kompas / petunjuk jalan dalam menjalani kehidupan. Ada tiga pelajaran yang saya peroleh meski belum belum semua dapat di wujudkan.
- Keterampilan hidup
Ketrampilan yang diperlukan seseorang agar lebih berhasil dalam menjalani kehidupan. Kita perlu punya cita cita yang akan menjadi arah perjalanan hidup kita. Kita perlu terampil berkomunikasi, mengelola waktu, uang dan ruang.
Bekerja dalam tim, mampu melihat peluang serta menjadikan peluang menjadi kenyataan. Kita juga harus mampu memahami batas kemampuan diri. Keterampilan hidup menjadikan kita siap berjuang, kerja keras, berani menghadapi masalah serta menyelesaikannya. Kegagalan yang kita alami adalah pelajaran berharga yang akan memperkuat pribadi kita menjadi pribadi yang tegar.
- Rumah Produktif
Pendapatan keluarga dapat ditingkatkan jika semua anggota keluarga produktif. Anak yang berusia 6 tahun dapat produktif dengan menjaga adik, menyapu dan mencuci piring. Jika sudah usia 17 tahun punya SIM bisa bantu keluarga jadi supir atau ojol.
Rumah bukan sekedar hunian tapi tempat berkumpul keluarga dan juga wadah penambah penghasilan keluarga. Setiap jengkal bangunan dan tanah dapat jadi produktif.
Dapur untuk upah masak, ruang tamu untuk les atau industri rumah tangga dan halaman meski sempit untuk beternak, menanam sayur dan buah.
Sekarang tersedia teknologi beternak ikan di galon, menanam cabai di pot dan lain-lain. Tinggal pilih kegiatan usaha yang sesuai dengan bakat dan keinginan.
- Industri berbasis masyarakat
Konsep rumah produktif perlu didukung oleh :
– Pelatihan ketrampilan
– Modal benih
– Pemasaran bersama
Produk rumah produktif langsung dibeli dan dipasarkan oleh Badan Usaha Desa atau Kecamatan. Terbentuk komunitas rumah produktif yang produknya langsung terjual dan menghasilkan pendapatan tambahan keluarga. Jadi pembangunan ekonomi desa atau masyarakat di topang oleh :
– Ketrampilan hidup (pengembangan individu)
– Rumah produktif (pengembangan keluarga)
– Industri berbasis masyarakat (pengembangan ekonomi masyarakat)
Artikel dikirim oleh : Dr. Arief Budi Witarto, B.Eng., M.Eng (Direktur Aquaculture Innovation Park-Sumbawa)
